Resensi

RESENSI BUKU: TUHAN ADA DI HATIMU

Buku Tuhan Ada di Hatimu karya Husein Ja’far Al-Hadar mengajak generasi muda memahami agama melalui kasih sayang, toleransi, dan akhlak. Buku ini mengingatkan bahwa menjadi religius bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang berbuat baik kepada sesama.

Terbit

5 November 2026

Durasi

2 menit baca

RESENSI BUKU: TUHAN ADA DI HATIMU

Identitas Buku

  • Judul: Tuhan Ada di Hatimu

  • Penulis: Husein Ja’far Al-Hadar

  • Penerbit: Noura Books

  • Genre: Religi dan Motivasi

Isi Resensi

Buku Tuhan Ada di Hatimu karya Husein Ja’far Al-Hadar merupakan buku yang mengajak pembaca memahami agama Islam dengan cara yang lebih sederhana, damai, dan penuh kasih sayang. Buku ini membahas bagaimana seseorang seharusnya menjalankan agama bukan hanya melalui ibadah, tetapi juga melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis menyampaikan bahwa agama tidak seharusnya membuat seseorang merasa paling benar atau mudah menghakimi orang lain. Sebaliknya, agama harus menjadi jalan untuk menumbuhkan rasa cinta, kepedulian, toleransi, dan kebaikan terhadap sesama manusia.

Salah satu pesan menarik dari buku ini adalah pentingnya memperbaiki hati sebelum menilai kehidupan orang lain. Sebab, seseorang yang benar-benar memahami ajaran agama seharusnya mampu menunjukkan akhlak yang baik, menghargai perbedaan, dan tidak mudah menyebarkan kebencian.

Kelebihan Buku

Bahasa yang digunakan cukup sederhana sehingga mudah dipahami oleh berbagai kalangan, khususnya anak muda. Pembahasannya juga dekat dengan kehidupan sehari-hari dan memberikan banyak pelajaran tentang agama, toleransi, serta hubungan antarmanusia.

Kekurangan Buku

Beberapa pembahasan mungkin terasa cukup serius bagi pembaca yang belum terbiasa membaca buku bertema keagamaan. Namun, hal tersebut tidak mengurangi pesan positif yang disampaikan.

Kesimpulan dan Penilaian

Menurut saya, buku Tuhan Ada di Hatimu sangat layak dibaca, terutama oleh generasi muda. Buku ini mengajarkan bahwa menjadi pribadi yang religius bukan hanya tentang seberapa banyak kita beribadah, tetapi juga tentang bagaimana kita memperlakukan orang lain.

Pesan yang dapat diambil: Jangan hanya terlihat baik dalam beragama, tetapi tunjukkan kebaikan melalui tindakan nyata. Karena agama seharusnya mendekatkan manusia kepada Tuhan sekaligus membuat manusia lebih mencintai sesamanya.

-Shadiq Salim

Mungkin kamu suka

Pustaka IPM

Baca buku. Temukan gagasan.

Buku dan pedoman IPM, tersedia dalam PDF dan versi teks.

Jelajahi Pustaka
Punya gagasan? Mulai dari satu tulisan.Mulai menulis

Saluran resmi · WhatsApp

Update MyIPM, langsung di genggaman.

Ikuti kabar fitur, agenda, dan informasi terbaru ekosistem MyIPM tanpa perlu mencari ke mana-mana.

Ikuti channel