Sastra

Apakah Kita Sedang Berjuang atau Sekadar Berkumpul?

Terbit

4 November 2026

Durasi

1 menit baca

Apakah Kita Sedang Berjuang atau Sekadar Berkumpul?

Kita datang membawa sejuta harapan, mengikat diri atas nama perjuangan, berbicara tentang perubahan dan masa depan, tetapi benarkah kita memahami arti sebuah pengabdian?

Kita sibuk merawat sebuah perkumpulan, namun lupa menumbuhkan kesadaran, idealisme perlahan dikalahkan kepentingan, sementara ego bersembunyi di balik kata perjuangan.

Kita mengaku sebagai barisan pergerakan, tetapi takut pada kritik dan perbedaan, lantas, di mana letak keberanian yang dahulu menjadi alasan kita bertahan?

Mungkin zaman bukanlah persoalan, melainkan kita yang kehilangan pegangan, terlalu sibuk mempertahankan kedudukan, hingga lupa melakukan pembenahan.

Lantas, masihkah kita layak berorganisasi? Jika hadir tak berarti mengabdi, jika berkumpul tak melahirkan arti, dan jika perjuangan hanya berhenti pada retorika semata, barangkali kita perlu belajar kembali menjadi pejuang, sebelum mengaku sebagai bagian dari mereka.

Mungkin kamu suka

Pustaka IPM

Baca buku. Temukan gagasan.

Buku dan pedoman IPM, tersedia dalam PDF dan versi teks.

Jelajahi Pustaka
Punya gagasan? Mulai dari satu tulisan.Mulai menulis

Saluran resmi · WhatsApp

Update MyIPM, langsung di genggaman.

Ikuti kabar fitur, agenda, dan informasi terbaru ekosistem MyIPM tanpa perlu mencari ke mana-mana.

Ikuti channel