Sastra

KAMIS BERPUISI BERSAMA "FIZSCA" EDISI 175 PUISI TINTA FIZSCA #18

Hari Kamis Ini Saya Sedang Sakit, beberapa indra seperti indra pengecap dan pendengar sedikit terganggu. namun Ketika indra pengcap yaitu lidah mulai bermasalah tentu tidak enak, lalu aku coba membuat air gula hangat dan apa yang aku rasakan akan kutuangkan didalam puisi ini.

Terbit

5 November 2026

Durasi

1 menit baca

KAMIS BERPUISI BERSAMA "FIZSCA" EDISI 175 PUISI TINTA FIZSCA #18

TAK SEMANIS GULA

-HAFIZSYAH-

Kamis ini tubuhku mulai kehilangan daya,
Pendengaranku samar, pengecapku tak lagi sempurna,
Segala rasa seolah pergi tanpa suara,
Bahkan manisnya gula tak mampu menghibur lidah yang terluka.

Kucoba meracik segelas air gula hangat,
Berharap manisnya mampu membuat tubuhku kuat,
Namun lidah ini tak mampu mengenali nikmat,
Seakan rasa telah pergi dan meninggalkan sesaat.

Di antara hangat air yang perlahan kuminum,
Ada banyak rasa yang diam-diam ingin kutampung,
Tentang sakit yang tak selalu mampu kuungkapkan,
Tentang rindu yang terkadang lebih pahit dari kenyataan.

Ternyata tak semua manis terasa indah,
Tak semua hangat mampu mengusir resah,
Sebab segelas gula hanya mampu memaniskan rasa,
Namun tak mampu menggantikan manisnya cinta yang kurasa.

PONTIANAK, 05 NOVEMBER 2026

Mungkin kamu suka

Pustaka IPM

Baca buku. Temukan gagasan.

Buku dan pedoman IPM, tersedia dalam PDF dan versi teks.

Jelajahi Pustaka
Punya gagasan? Mulai dari satu tulisan.Mulai menulis

Saluran resmi · WhatsApp

Update MyIPM, langsung di genggaman.

Ikuti kabar fitur, agenda, dan informasi terbaru ekosistem MyIPM tanpa perlu mencari ke mana-mana.

Ikuti channel