Setiap organisasi besar akan diuji, bukan oleh musuhnya, tapi oleh kesanggupannya melahirkan generasi penerus yang lebih baik.
Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) adalah organisasi yang lahir dari keresahan dan cita-cita besar: menciptakan pelajar Islam yang cerdas, kritis, dan berjiwa kepemimpinan. IPM bukan sekedar organisasi pelajar biasa, tetapi wadah dasar percetakan kaderisasi bagi persyarikatan Muhammadiyah, umat, dan bangsa.
Namun kondisi saat ini, gerakan IPM menimbulkan pertanyaan mendasar: Apakah IPM tengah memasuki masa regenerasi yang sehat, atau justru mengarah pada dekandensi yang diam-diam menggerus dari dalam?
Regenerasi: Asa yang Terus DitanamSejarah IPM adalah sejarah tentang menciptakan kader yang tidak hanya aktif dalam rapat, tetapi juga hadir sebagai solusi di masyarakat. Di masa lalu, kita mengenal pimpinan ranting yang rajin mengadakan rapat, menjalankan program, hingga mengadakan forum diskusi mengenai isu-isu sosial. Sebagai kader tidak boleh hanya kuat secara administrasi, tapi juga harus tangguh secara ideologis.
Saya masih ingat, ketika pertama kali mengikuti kegiatan Taruna Melati II ketika saya masih menjadi pengurus Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar












