Opini

Politik di Ranah Pelajar: Realita Pahit Ikatan Pelajar Muhammadiyah

Jika kita benar-benar mencintai IPM, maka kita harus berani mengubah arah. Politik boleh hidup, tapi jangan sampai ruh dakwah pelajar dikubur hidup-hidup karenanya. Sebagian dari kita mungkin per

Terbit

25 Maret 2025

Durasi

5 min read

Politik di Ranah Pelajar: Realita Pahit Ikatan Pelajar Muhammadiyah

Jika kita benar-benar mencintai IPM, maka kita harus berani mengubah arah. Politik boleh hidup, tapi jangan sampai ruh dakwah pelajar dikubur hidup-hidup karenanya.

Sebagian dari kita mungkin pernah merasa kecewa melihat wajah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) hari ini: penuh ambisi, minim sinergi. Musyawarah yang semestinya menjadi ruang tumbuh bersama, kini berubah menjadi ajang kompetisi politik yang tidak sehat. Padahal, IPM tidak lahir untuk itu.

IPM didirikan pada 18 Juli 1961 sebagai respons terhadap kebutuhan Muhammadiyah untuk membina dan mendidik kader di kalangan pelajar. Ia lahir bukan sekadar sebagai wadah berkumpul, melainkan sebagai ruang pengkaderan intelektual muda yang mewarisi semangat tajdid. Semangat awal inilah yang seharusnya menjadi kompas dalam setiap langkah organisasi.

Politik Kader IPM: Sebuah Realita

Politik seharusnya tidak menjadi momok. Dalam arti

Mungkin kamu suka

Pustaka IPM

Baca buku. Temukan gagasan.

Buku dan pedoman IPM, tersedia dalam PDF dan versi teks.

Jelajahi Pustaka
Punya gagasan? Mulai dari satu tulisan.Mulai menulis

Saluran resmi · WhatsApp

Update MyIPM, langsung di genggaman.

Ikuti kabar fitur, agenda, dan informasi terbaru ekosistem MyIPM tanpa perlu mencari ke mana-mana.

Ikuti channel