Sebuah gerakan adalah hal yang wajar terjadi dalam organisasi pelajar yang dinamis, oleh karena itu lah IPM disebut sebagai gerakan bukan sekedar organisasi. Setiap gerakan mempunyai ciri khas dinamikanya tersendiri, sehingga wajar apabila ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut oleh ikatan ini, akan menimbulkan pemberontakan dari moral pelajar yang dilakukan dengan menindak lanjuti seperti advokasi dan hal lainnya.
Untuk memecahkan masalah ini, saya berpendapat bahwa pengelolaan organisasi atau manajemen organisasi menjadi hal yang penting, bagi seorang pimpinan untuk menentukan sikap dan arah pergerakan. Naif sekali, jika sebuah pimpinan tidak mampu menerapkan nilai-nilai juang ditubuh seorang kadernya. Bukan kah sebuah kekhawatiran utama dari sebuah organisasi adalah matinya pemikiran kritis dari seorang kader? Tentu ini menjadi sebuah PR penting bagi IPM kedepannya.
Pemikiran Kritis adalah Modal yang Utama
Pengelolaan dengan pemikiran kritis sebagai nilai utamanya ini, akan membawa gerakan menuju transformasi ke arah yang lebih baru. Transformasi ini nantinya melibatkan











