Sastra

Jangan Telanjangi Bumi Pertiwi

Maafkan. Jika cintaku sedang tak baik-baik saja untuk para pejabat negeri.

Terbit

30 Oktober 2026

Durasi

1 menit baca

Jangan Telanjangi Bumi Pertiwi

Jangan kau telanjangi Bumi Pertiwi

Dengan nepotisme mu yang mengalahkan konstitusi

Dengan caramu menyuburkan korupsi

Atau dengan caramu yang terlihat bersih padahal hanya saling melindungi.

Jangan kau telanjangi Bumi Pertiwi

Baru sebelah kakimu menduduki istana negeri

Kau kuburkan kedaulatan rakyat dari seluruh negeri

Tutup telinga, tutup mata, cukup dengar dari para penjilat saja.

Jangan kau tarik sehelai kebaya Bumi Pertiwi yang tersisa

Rakyat telah percaya bahwa kau yang akan menjahit lagi kerusakan padanya

Tapi kau yang paling besar usahanya

Untuk melepas kebaya dan menelanjanginya.

Tuhan, maafkan aku harus membuat aksara ini cedera

Dengan banyak kalimat vulgar aku keluarkan darinya

Tak banyak, Tuhan. Pun tak lama

Hanya sampai ketika rakyat sudah kembali memegang kedaulatannya.

Aku akan menyuarakannya,

Aku akan menulisnya

Aku akan melangitkannya

Semoga itu menjadi saksi bahwa aku bukan barisan yang mendzolimi.


Di Suatu Tempat Sedang Terdzalimi, 30 Oktober 2026

Mungkin kamu suka

Pustaka IPM

Baca buku. Temukan gagasan.

Buku dan pedoman IPM, tersedia dalam PDF dan versi teks.

Jelajahi Pustaka
Punya gagasan? Mulai dari satu tulisan.Mulai menulis

Saluran resmi · WhatsApp

Update MyIPM, langsung di genggaman.

Ikuti kabar fitur, agenda, dan informasi terbaru ekosistem MyIPM tanpa perlu mencari ke mana-mana.

Ikuti channel