Hari ini masuk ke FYP sebuah lagu dari Avicii, berjudul The Nights. Seperti kebanyakan video pendek ia hanya hadir dalam sebuah penggalan tiga puluh sampai enam puluh detik. Namun, uniknya yang sering dipotong dan diambil adalah pada bagian reffnya.
Lagu ini itu terinspirasi dari pesan ayah kepada sang vokalis, Nicholas Furlong. Isi lagunya bercerita tentang nasehat sang ayah tentang sebuah kehidupan. Aku sendiri belum menelaah seluruh lirik dari lagu ini, tapi aku dibuat merenung dan berpikir ketika mendengar bagian reffnya.
Bagian reffnya berbunyi, “He said, ‘One day, you'll leave this world behind. So live a life you will remember.” Kalimat yang sangat menarik untuk dikutip dari lagu ini menurutku, ya bagian ini. Nggak salah memang dijadikannya reff untuk terus diulang-ulang.
Dalam lirik itu dikatakan bahwa, suatu hari nanti kamu akan meninggalkan dunia ini. Sejalan dengan pengingat akan kematian, tidak akan ada yang abadi di dunia ini. Semua ada umurnya begitupun kita sebagai manusia, sehingga kita harus ingat bahwa kita akan meninggalkan dunia ini.
Apa yang harus dilakukan ketika mengingat akan hal itu? Lanjutkanlah lirik lagunya yang berbunyi, “So Live A Life You will Remember.” Ada beberapa penerjemahan dari lirik ini ada yang menerjemahkan ‘maka hiduplah dengan hidup yang akan kamu ingat’ dan ada juga yang menerjemahkan dengan ‘maka hiduplah dengan hidup yang akan diingat’.
Jujur saja kalau aku sih, lebih suka dengan terjemahan yang kedua. Maka hiduplah dengan hidup yang akan diingat. Aku selalu berpendapat bahwa sebenarnya kita ini bisa hidup selamanya, yaitu dengan menjalani hidup dengan kehidupan yang akan diingat. Badan kita, mungkin sudah menjadi tengkorak, namun manusia selalu menyebut nama kita dari masa ke masa, maka itulah makna dari keabadian sesungguhnya. Dengan cara apa manusia akan terus menyebut nama kita? Dengan menjalani kehidupan yang akan selalu diingat, lewat karya atau perilaku kita.
Soekarno, sudah meninggal lebih dari setengah abad lalu, tetapi namanya dimana-mana selalu disebut. Dijadikan nama tempat, dijadikan nama bangunan, dijadikan nama jalan. Maka, ia sejatinya tak pernah mati dari hati warga indonesia. Semuanya dikarenakan kehidupannya yang dihabiskan untuk memperjuangkan rakyat, hingga ia menjalani hidup yang selalu diingat karena perilakunya.
Buya Hamka, seorang ulama dari minang. Ia sudah meninggal lebih dari empat puluh tahun lalu. Tetapi, kehidupannya yang dihabiskan dengan menghasilkan karya melalui sastra dan berdakwah melalui lisan dan tulisan, menjadikannya menjalani hidup yang selalu diingat. Jasadnya mungkin telah tak lagi tersisa, tetapi namanya menjadi kebanggan umat manusia. Dia akan tetap hidup selamanya dengan kehidupan yang akan diingat.
Mari, mencari jalan bagaimana kehidupan yang telah kita jalani ini akan senantiasa diingat. Hingga saat keabadian itu tak pernah ada, nama kita tetap kekal dalam ingatan manusia. Melalui karya yang pernah kita cipta atau pengabdian yang pernah kita berikan. Dalam kehidupan yang sementara ini jangan biarkan kematian memutus segalanya dan membuat manusia melupakan bahwa kita pernah hidup di dunia.
Salah satu cara agar hidup ini akan diingat adalah dengan berkarya, membuat sebuah tulisan atau bahkan buku yang kelak akan menjadi sebuah prasasti yang tak akan pernah mati, atau karya lainnya yang bermanfaat bagi manusia.
Atau jika terbatas sekali kemampuan kita dalam berkarya, kita masih punya tenaga untuk kita jadikan sebagai sebuah senjata agar hadirnya kita di dunia tak pernah dilupakan oleh manusia. Tenaga itu bisa berupa membantu orang lain, menolong orang lain, atau sekadar membahagiakan orang lain.
Aku jadi teringat sebuah kutipan, “Live in a way that your absence will still mean something.” Hiduplah dengan cara yang membuat ketiadaanmu tetap memiliki makna. Jalanilah hidup dengan cara terbaik hingga mencapai titik tanpa kehadiranmu mereka tetap mendapatkan makna darimu, mendapatkan manfaat darimu. Karena apa yang kamu bangun selama kamu hadir diantara mereka.
Hiduplah dengan cara terbaik hingga saat tengkorakmu sudah tak tersisa, namamu tetap diingat manusia dan bekas kehadiranmu di dunia memberikan banyak makna













