Gender

Gender Bukan Batasan: Setiap Orang Berhak Bermimpi dan Berkarya

Kesetaraan gender bukan tentang siapa yang lebih hebat, laki-laki atau perempuan. Namun, tentang memberikan kesempatan yang sama kepada setiap orang untuk belajar, berkembang, berkarya, dan meraih cita-cita tanpa dibatasi oleh stereotip.

Terbit

4 November 2026

Durasi

2 menit baca

Gender Bukan Batasan: Setiap Orang Berhak Bermimpi dan Berkarya

Pernahkah kita mendengar kalimat bahwa laki-laki tidak boleh menangis atau perempuan tidak pantas menjadi pemimpin? Kalimat seperti ini mungkin terdengar biasa, tetapi sebenarnya masih menunjukkan adanya pemikiran yang membatasi seseorang berdasarkan gender.

Gender sering kali menjadi alasan seseorang mendapatkan perlakuan yang berbeda. Padahal, setiap manusia memiliki hak yang sama untuk menentukan masa depan dan mengembangkan kemampuannya.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita masih sering menemukan anggapan bahwa pekerjaan tertentu hanya cocok dilakukan oleh laki-laki atau perempuan. Misalnya, laki-laki dianggap harus selalu kuat, sedangkan perempuan dianggap harus selalu berada di rumah. Padahal, kemampuan seseorang tidak ditentukan oleh gender, melainkan oleh minat, usaha, dan kemampuannya.

Kesetaraan gender bukan berarti laki-laki dan perempuan harus menjadi sama dalam segala hal. Kesetaraan berarti keduanya memiliki kesempatan, hak, dan penghargaan yang adil. Perempuan berhak menjadi pemimpin, laki-laki berhak menunjukkan perasaan, dan setiap orang berhak memilih jalan hidupnya tanpa mendapatkan diskriminasi.

Sebagai pelajar, kita dapat memulai perubahan dari hal sederhana. Menghargai pendapat teman, tidak merendahkan seseorang karena gendernya, serta memberikan kesempatan yang sama dalam kegiatan sekolah merupakan langkah kecil yang memiliki arti besar.

Jangan sampai pemikiran yang membatasi gender justru menjadi penghalang bagi generasi muda untuk berkembang. Sebab, masa depan tidak ditentukan oleh apakah seseorang laki-laki atau perempuan, tetapi oleh keberanian, kemampuan, dan kerja kerasnya.

Karena setiap orang berhak bermimpi, setiap orang berhak berkarya, dan tidak seharusnya gender menjadi batasan untuk meraih masa depan.

-Shadiq Salim

Mungkin kamu suka

Pustaka IPM

Baca buku. Temukan gagasan.

Buku dan pedoman IPM, tersedia dalam PDF dan versi teks.

Jelajahi Pustaka
Punya gagasan? Mulai dari satu tulisan.Mulai menulis

Saluran resmi · WhatsApp

Update MyIPM, langsung di genggaman.

Ikuti kabar fitur, agenda, dan informasi terbaru ekosistem MyIPM tanpa perlu mencari ke mana-mana.

Ikuti channel