IPM.OR.ID., Yogyakarta – Bidang Pengarusutamaan Gender Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) menggelar diskusi daring bertajuk “Genealogi Gerakan Gender di IPM: Menelusuri Jejak Bidang Ipmawati hingga Pengarusutamaan Gender” pada Ahad (28/6/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog bagi kader IPM dari berbagai daerah untuk memahami pengarusutamaan gender sebagai perspektif gerakan yang mendorong keadilan, kesetaraan, dan ruang aman di lingkungan Muhammadiyah.
Ketua Bidang Pengarusutamaan Gender PP IPM, Fajry Annur, menjelaskan bahwa forum ini diselenggarakan sebagai ruang untuk meluruskan pemahaman mengenai perubahan nomenklatur bidang sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi pelajar Muhammadiyah saat ini. Menurutnya, perubahan nomenklatur yang diputuskan dalam Muktamar XXIV IPM lahir dari kebutuhan organisasi untuk membangun gerakan yang semakin responsif terhadap persoalan pelajar.
“Perubahan nomenklatur ini berangkat dari Muktamar XXIV. Kita melihat bahwa persoalan kekerasan seksual dan isu gender sering kali menjadi tanggung jawab sebelah pihak, padahal untuk menangani isu












