Kisah pilu seorang kakek bernama Nana Kustaman (74) menjadi perhatian publik setelah kehidupannya viral di media sosial. Kakek Nana diketahui tinggal di sebuah gubuk sederhana yang jauh dari kata layak bersama cucunya yang berusia 12 tahun dan memiliki kebutuhan khusus.
Kakek Nana tinggal di Kampung Sindanghayu, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Kondisi tempat tinggalnya sangat memprihatinkan. Dinding rumahnya hanya terbuat dari plastik, sementara bagian atapnya menggunakan terpal dan sering mengalami kebocoran.
Kisah tersebut akhirnya menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Pada Sabtu (31/10/2026), Kang Dedi datang langsung mengunjungi kediaman Kakek Nana untuk melihat kondisi kehidupannya.
Dalam kunjungannya, Dedi mengungkapkan rasa prihatin terhadap kondisi Kakek Nana. Ia juga menyampaikan bahwa bantuan telah disiapkan, termasuk rencana pembangunan rumah yang lebih layak agar Kakek Nana dan cucunya dapat hidup dengan nyaman.
Sebelumnya, tim Dedi Mulyadi juga telah mendatangi Kakek Nana dan menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta. Selain itu, biaya tempat tinggal sementara atau kontrakan juga akan ditanggung selama proses pembangunan rumah.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan dari pemerintah. Jangan sampai masyarakat kecil harus menunggu viral terlebih dahulu untuk mendapatkan perhatian.
Usut tuntas persoalan kemiskinan dan perhatikan masyarakat yang membutuhkan! Kepedulian bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga memastikan setiap orang mendapatkan kehidupan yang layak.
-Shadiq Salim













