Jakarta - SMP Muhammadiyah 3 Jakarta telah menggelar PKTM-R (Pelatihan Kader Taruna Melati Ranting) yang diikuti 57 kader kelas 7 yang baru memulai pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan pada 15-16 September 2026 di SMP Muhammadiyah 3 Jakarta. Tema yang digagas pada kegiatan ini adalah "Dalam Kebersamaan Kita Temukan Kekuatan dan Kebahagiaan yang Sejati", dengan besar harapan dapat mengenal bahwa IPM tidak hanya sekedar organisasi untuk belajar, tetapi juga membangun kebersamaan dan solidaritas.
Kegiatan ini digagas untuk memberikan pengalaman kaderisasi yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi secara satu arah, tetapi juga mendorong peserta untuk terlibat aktif dalam setiap proses pembelajaran. Berbagai materi dikemas melalui permainan edukatif, diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, aktivitas kolaboratif, hingga sesi refleksi. Sejak awal kegiatan, peserta diajak membangun suasana belajar yang lebih cair melalui berbagai aktivitas ice breaking dan permainan kelompok. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari strategi untuk menciptakan ruang belajar yang membuat peserta lebih mudah berinteraksi, mengenal satu sama lain, sekaligus mempersiapkan diri mengikuti rangkaian kegiatan.
Dalam prosesnya, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai Isu Lingkungan. Materi tidak hanya disampaikan melalui pemaparan pemateri, tetapi dikembangkan menjadi aktivitas yang memungkinkan peserta menemukan pemahaman melalui pengalaman langsung.
Salah satu metode yang digunakan adalah Misi 15 Menit. Melalui aktivitas tersebut, peserta diberikan misi untuk mencari permasalahan lingkungan yang ada di sekitar sekolah, kemudian mendiskusikan penyebab dan solusi secara berkelompok. Dari proses tersebut, peserta belajar mengenai isu lingkungan yang ada disekitar sekolah, sekaligus mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama, berpikir kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah.
Pendekatan fun learning juga terlihat dalam sesi Public Speaking yang dibawakan oleh Ketua Majelis MPKSDI PCM Kramat, Abangda Usman Andrianto, S.E, M.M. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, mempertanyakan suatu persoalan, bertukar perspektif, dan menyusun solusi bersama. Dengan demikian, proses belajar tidak hanya berlangsung antara pemateri, fasilitator dan peserta, tetapi juga tercipta melalui interaksi antarpeserta.
Ipmawati Avika, selaku Ketua Umum PR IPM SMP Muhammadiyah 3 Jakarta, mengatakan bahwa penggunaan metode fun learning diharapkan dapat membuat proses kaderisasi lebih dekat dengan karakter peserta sesuai dengan tema yang digagas.
Selain kegiatan pembelajaran, peserta juga diberikan ruang untuk melakukan refleksi terhadap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti PKTM R. Sesi refleksi menjadi bagian penting untuk membantu peserta menghubungkan materi, permainan, dan pengalaman selama kegiatan dengan kehidupan organisasi maupun kehidupan sehari-hari.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penutupan. Kepala SMP Muhammadiyah 3 Jakarta menyampaikan harapan agar proses yang telah dilakukan melalui PKTM R dapat terus dilanjutkan setelah kegiatan berakhir.
“Kaderisasi di IPM tidak hanya sekedar di Pimpinan Ranting atau sekolah saja, tetapi juga berkelanjutan di PC, PD, bahkan hingga PW IPM seperti kakak-kakak yang ada di PC saat ini. Semoga materi yang diberikan dalam kegiatan ini dapat diterapkan dengan baik” ujar Bapak Sofyan Hadi, Kepala SMP Muhammadiyah 3 Jakarta saat sambutannya.
Melalui pelaksanaan PKTM R SMP Muhammadiyah 3 Jakarta, Ketua Umum PR IPM SMP Muhammadiyah 3 Jakarta berharap proses kaderisasi dapat menjadi pengalaman yang membekas bagi peserta. Tidak hanya memahami materi, peserta diharapkan mampu membawa nilai, pengetahuan, dan keterampilan yang diperoleh untuk diterapkan dalam kehidupan organisasi serta lingkungan sekitarnya.


