Opini

Jangan Sampai Kehilangan Jati Diri Hanya Karena Mengikuti Arus Teman

Fenomena anak muda yang rela mengikuti kebiasaan teman demi diterima dalam lingkungan pergaulan. Padahal, tidak semua hal yang dilakukan bersama teman membawa dampak baik. Berani berbeda adalah salah satu bentuk kedewasaan.

Terbit

30 Oktober 2026

Durasi

2 menit baca

Jangan Sampai Kehilangan Jati Diri Hanya Karena Mengikuti Arus Teman

Di zaman sekarang, pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan anak muda. Banyak dari kita yang tanpa sadar mulai mengikuti kebiasaan teman, mulai dari cara berpakaian, gaya berbicara, cara bergaul, hingga perilaku sehari-hari. Terkadang, kita melakukan sesuatu bukan karena benar-benar menginginkannya, melainkan karena takut dianggap berbeda atau tidak diterima dalam lingkungan pertemanan.

Fenomena ini sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Ada yang ikut melakukan hal negatif hanya karena teman-temannya melakukan hal yang sama. Ada pula yang rela mengubah kepribadiannya demi mendapatkan pengakuan dari orang lain. Seolah-olah menjadi diri sendiri sudah tidak cukup jika tidak mengikuti tren dan kebiasaan kelompok.

Padahal, tidak semua yang sedang populer itu baik untuk diikuti. Tidak semua ajakan teman harus diterima, dan tidak semua kebiasaan lingkungan harus dijadikan contoh. Kita perlu memiliki pendirian agar tidak mudah terbawa arus yang justru dapat merugikan diri sendiri.

Sebagai generasi muda, kita harus mampu membedakan mana pergaulan yang membawa pengaruh positif dan mana yang justru menjauhkan kita dari masa depan yang lebih baik. Teman seharusnya menjadi orang yang saling mengingatkan, bukan saling menjerumuskan.

Berani berkata tidak bukan berarti kita tidak setia kawan. Berani berbeda bukan berarti kita tidak bisa bergaul. Justru, memiliki prinsip dan mampu menentukan pilihan sendiri adalah tanda bahwa kita mulai dewasa.

Jangan sampai masa muda kita habis hanya untuk mencari pengakuan dari orang lain. Sebab, hidup bukan tentang siapa yang paling bisa mengikuti arus, tetapi siapa yang mampu menentukan arah hidupnya sendiri.

Jadilah generasi yang memiliki prinsip, bukan generasi yang hanya ikut-ikutan.

-Shadiq Salim

Mungkin kamu suka

Pustaka IPM

Baca buku. Temukan gagasan.

Buku dan pedoman IPM, tersedia dalam PDF dan versi teks.

Jelajahi Pustaka
Punya gagasan? Mulai dari satu tulisan.Mulai menulis

Saluran resmi · WhatsApp

Update MyIPM, langsung di genggaman.

Ikuti kabar fitur, agenda, dan informasi terbaru ekosistem MyIPM tanpa perlu mencari ke mana-mana.

Ikuti channel