Sastra

AHAD BERPUISI BERSAMA "FIZSCA" EDISI 175 PUISI TINTA FIZSCA #4

Kalian Tau Es Kepal, Iya Makanan terdiri dari es serut yang dikepal dan mudah meleleh. sama seperti aku saat melihat dia dulu, sangat gampang meleleh saat melihatnya. Kali Ini Aku Akan Menuangkannya, kedalam tinta-tinta puisiku.

Terbit

27 September 2026

Durasi

5 min read

AHAD BERPUISI BERSAMA "FIZSCA" EDISI 175 PUISI TINTA FIZSCA #4

HATI SEDINGIN ES KEPAL

-HAFIZSYAH-

Di sudut lain kantin, es kepal pernah menjadi saksi,
serutan es dingin dikepal tangan, sederhana sekali,
namun entah mengapa hatiku tak mampu berdiri,
setiap melihatmu, ia mencair tanpa permisi.

Es itu dingin, tetapi cepat sekali meleleh,
seperti hatiku yang luluh ketika kau menoleh,
tak perlu senyum panjang, tak perlu kata yang indah,
cukup matamu singgah, hatiku sudah menyerah.

Kini kantin itu mungkin hanya tinggal kenangan,
namamu masih tertinggal di sela-sela ingatan,
dulu rasa suka itu hanya kusimpan dalam diam,
sekarang kutuangkan menjadi bait-bait yang tenggelam.

Biarlah tinta ini menjadi tempatku bercerita,
tentang es kepal dan hati yang pernah suka,
jika dulu hatiku mudah meleleh karenamu,
kini biar puisiku yang mengabadikanmu.

PONTIANAK, 27 SEPTEMBER 2026

Mungkin kamu suka

Pustaka IPM

Baca buku. Temukan gagasan.

Buku dan pedoman IPM, tersedia dalam PDF dan versi teks.

Jelajahi Pustaka
Punya gagasan? Mulai dari satu tulisan.Mulai menulis

Saluran resmi · WhatsApp

Update MyIPM, langsung di genggaman.

Ikuti kabar fitur, agenda, dan informasi terbaru ekosistem MyIPM tanpa perlu mencari ke mana-mana.

Ikuti channel