Opini

100 HARI MENUJU PUASA, SUDAHKAH KITA MEMBAYAR HUTANG (PUASA) KITA.

Alhamdulillah Menjelang 100 hari Ramadhan 1448H., Kita Masih Diberi Nikmat Hidup, Nikmat Iman, Nikmat Islam dan Tentunya Nikmat Menyambut Ramadhan tahun Depan. Semoga Allah SWT. Senantiasa Memberikan Nikmat Dan Keberkahan Kepada Kita.

Terbit

30 Oktober 2026

Durasi

2 menit baca

100 HARI MENUJU PUASA, SUDAHKAH KITA MEMBAYAR HUTANG (PUASA) KITA.

Hari Ini Kita Mungkin Berfikir Alhamdulillah Kita Sudah Mau Dekat Bulan Puasa, Namun. Apakah Kita Ada Hutang Puasa Tahun Sebelumnya ?. Lantas Siapa Saja Yang Boleh Mengganti atau Membayar Puasanya.

Puasa qadha adalah puasa yang dilakukan untuk menggantikan puasa wajib yang tertinggal. Hal ini berlaku bagi orang yang tidak bisa berpuasa selama bulan Ramadhan karena alasan yang dibenarkan oleh syariat, seperti: sakit, hamil, menyusui, atau alasan lainnya.

Secara bahasa, kata qadha' bermakna menyelesaikan, menunaikan, atau menetapkan suatu keputusan. Dalam konteks puasa Ramadan, qadha merujuk pada tindakan mengganti hari puasa yang terlewat atau ditinggalkan. Sebagaimana diketahui, apabila seseorang tidak dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan karena alasan tertentu, ia diwajibkan untuk mengganti puasa yang tertinggal melalui qadha dan, dalam beberapa kasus, membayar fidyah.

Dalil yang menguatkan kewajiban puasa qadha terdapat dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 184:

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗوَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِّسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗوَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya: "(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."

Selain Itu Ada Beberapa Aturan Yang Ada Di Puasa Qadha':

1.Waktu Mengqadha Puasa

Jika seseorang tidak bisa menjalankan puasa selama bulan Ramadhan, maka ia diwajibkan untuk menggantinya (qadha) sebanyak jumlah hari yang tertinggal.

2. Menunda Qadha Puasa

Puasa qadha boleh ditunda, namun harus diselesaikan sebelum bulan Ramadhan berikutnya tiba.

3. Menunda Qadha hingga Melewati Ramadhan Berikutnya

Jika seseorang menunda qadha puasa hingga melewati bulan Ramadhan berikutnya tanpa alasan yang sah, maka ia dianggap berdosa.

4.Pembayaran Fidyah dan Qadha

Bagi yang menunda qadha hingga melewati Ramadhan berikutnya, mereka bisa memilih untuk membayar fidyah terlebih dahulu, kemudian melaksanakan puasa qadha.

Nah Sudah Paham Belum Sobat Pena, Semoga Kita selalu sehat ya untuk Menyambut Puasa Tahun Depan dengan Suka Cita.

Mungkin kamu suka

Pustaka IPM

Baca buku. Temukan gagasan.

Buku dan pedoman IPM, tersedia dalam PDF dan versi teks.

Jelajahi Pustaka
Punya gagasan? Mulai dari satu tulisan.Mulai menulis

Saluran resmi · WhatsApp

Update MyIPM, langsung di genggaman.

Ikuti kabar fitur, agenda, dan informasi terbaru ekosistem MyIPM tanpa perlu mencari ke mana-mana.

Ikuti channel