TITIK 0
-HAFIZSYAH-
Di tanah khatulistiwa ini, tempat matahari berdiri,
aku belajar mengenal diri di antara sunyi,
setinggi apa pun manusia mengejar mimpi,
pada tanah yang sama, kelak ia kembali.
Air Kapuas mengalir, membawa waktu tanpa suara,
mengajarkan manusia bahwa hidup tak selamanya,
jangan terlalu tinggi menaruh mahkotamu di kepala,
sebab bumi tak pernah membedakan siapa dan apa.
Maka berhentilah sejenak, sebelum langkah kehilangan arah,
lihatlah ke bawah, tempat segala kesombongan rebah,
kita hanyalah titik kecil di hamparan bumi yang luas dan indah.
dan pada Titik 0, manusia akhirnya tahu: ia bukan siapa-siapa tanpa tanah tempatnya berpijak.
PONTIANAK, 15 SEPTEMBER 2026

